Pembocor Rahasia AS Edward Snowden Kini Dapat Kerja di Rusia

pembocor-rahasia-as-edward-snowden-kini-dapat-kerja-di-rusia
Berita Dunia Terbaru, Moskow : Seperti halnya Bradley Manning - tentara pembocor rahasia AS ke Wikileaks, Edward Snowden membuat Negeri Paman Sam tersudut dalam pergaulan internasional. Ia menguak aksi pengumpulan data intelijen yang dilakukan Badan Keamanan Nasional (NSA). Brasil, Meksiko, Prancis, Jerman dibuat meradang. Sejumlah negara tinggal tunggu giliran berang.

Namun, dua pembocor itu beda nasib. Manning, yang kini berubah menjadi perempuan bernama Chelsea sudah dijatuhi hukuman selama 35 tahun penjara. Sementara, Snowden berhasil kabur ke Rusia. Kini, pria berkaca mata itu bahkan punya kerjaan baru.

Pengacaranya mengatakan, mantan kontraktor intelijen itu diterima sebagai pegawai sebuah perusahaan situs web besar di Rusia. Sebagai technical support.

"Edward mulai bekerja November ini," kata pengacara Anatoly Kucherena kepada situs berita Rusia, RIA Novosti, seperti dilansir BBC, 31 Oktober 2013.

Namun, Kucherena tak menyebut di mana persisnya perusahaan tempat kliennya bekerja. Dengan alasan keamanan.

Meski demikian, Snowden sebelumnya terang-terangan ditawari kerja oleh Direktur VKontakte - situs jejaring sosial populer yang dianggap rival Facebook.

Pavel Durov, yang mendirikan VKontakte pada 2006 lalu, mengundang Snowden bergabung di perusahaannya yang bermarkas di St Petersburg. Kontras dengan apa yang dilakukannya pada negaranya, buron AS berusia 30 tahun itu diminta bekerja untuk melindungi data perusahaan.

VKontakte kini berada dalam tekanan pihak pemerintah, sebab, para legislator ingin mendapatkan kontrol lebih besar terhadap konten online.

Situs itu punya pengguna hampir 80 juta. Demikian menurut peneliti industri, Comscore - 47 juta di antaranya dari Rusia. Jejaring sosial ini sebelumnya memicu kontroversi karena memungkinkan pengguna mengakses konten musik dan video bajakan.

Belajar Bahasa Rusia


Kerjaan baru Snowden adalah informasi anyar yang menarik. Sebab, setelah kabur Juni lalu dan mendapat suaka dari Rusia 2 bulan kemudian, hanya sedikit detil kehidupan pribadinya terungkap ke publik.

Belum jelas apakah ia masih berada di Moskow. Situs Rusia, Life News memuat foto diduga Snowden naik kapal menyusuri Sungai Moskow dari pusat kota. Dalam foto, orang diduga Snowden tak memakai kaca mata khasnya. Ia mengenakan kemeja merah dan topi krem.

Kepada Life News, pengacaranya, Kucherena mengatakan, Snowden kini sedang belajar Bahasa Rusia dan sudah mengunjungi Kremlin, sejumlah museum, juga jalan-jalan ke luar kota Moskow. Belum ada indikasi Snowden ingin pergi dari negara itu.

Sementara, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa Snowden bisa "merasa aman" di Rusia. Meski, Putin menyebutnya sebagai "orang aneh". (Ein)
Read More »

Sesepuh PDIP Tidak Keberatan Jika Jokowi Nyapres

Sesepuh PDIP Tidak Keberatan Jika Jokowi Nyapres
Berita Dunia Terbaru, Jakarta : Teka-teki siapa calon presiden dari partai banteng bermoncong putih terjawab sudah. Tak ada lagi penasaran siapa yang akan diusung PDIP. Ya, calon yang sudah diunggulkan sejak awal yakni Joko Widodo yang terpilih.

Keabsahan nama Jokowi, dikemukakan sendiri oleh sesepuh PDIP, Sabam Sirait. Pendiri PDI - sebelum menjadi PDI Perjuangan, bahkan menyebut, sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tidak keberatan bila Jokowi maju sebagai capres dari partai.

Menurutnya, pengumuman kepada publik terkait hal itu akan dilakukan 5 bulan mendatang.

"Saya kira sebelum bulan Maret akan diputuskan," kata Sabam Sirait di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Sabam juga menyatakan, PDIP dan Megawati tidak bisa menolak bila ada dorongan kuat rakyat terhadap Gubernur DKI bernama lengkap Joko Widodo itu untuk maju menjadi calon presiden.

"Kalau masyarakat PDIP meminta Ibu Mega agar Jokowi dijadikan capres, saya kira Ibu Mega akan setujui," jelas ayah dari politisi muda PDIP Maruarar Sirait ini.

Nggak Masalah...


Sabam juga mengungkapkan, Ketua Umum PDIP itu tidak terlihat keberatan jika Jokowi maju sebagai calon presiden. Namun hanya memilih waktu yang tepat saja untuk mengemukakannya ke publik.

"Buat Mega tidak pernah masalah, PDIP tidak keberatan kalau Jokowi. Tapi lihat waktunya nanti. Cuma belum ada waktu yang tepat, tinggal tunggu momen saja," ucap Sabam.

PDIP, sambung Sabam, akan memutuskan Jokowi sebagai capres di menit-menit terakhir jelang Pilpres 2014. Sebab, kata Sabam, jika diputuskan dalam waktu yang cepat maka serangan politik terhadap Jokowi akan semakin keras.

"Ada kemungkinan Jokowi nanti di menit-menit akhir dipilih," kata sesepuh partai yang juga mantan Sekjen PDI ni.

Terkait jabatan Jokowi sebagai Gubernur DKI yang belum tuntas, menurutnya, hal itu tidak menjadi masalah. "Kalau rakyat menghendaki bagaimana? Mungkin Anda yang tidak menghendaki," ungkap Sabam.

Sumringah


Lampu hijau dari sang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai capres pada Pilpres 2014 mendatang, nampaknya membuat mantan walikota Solo itu tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Meski dalam diam, aura bahagia itu tetap terpancar dari pria yang menjabat sebagai Gubernur DKI itu.

Lihat saja, kali ini Jokowi tak menjawab dengan kalimat "nggak mikir" atau "tanya Bu Mega", saat menanggapi pertanyaan soal pencapresan. Namun pria berperawakan kurus tinggi itu hanya melempar senyum tanpa berkomentar apapun.

Namun senyum Jokowi kali ini tampak sumringah. Ia pun hanya menggelengkan kepala dan tidak berkomentar apapun saat dikonfirmasi apakah pernyataan bahwa Mega telah memberi restu kepadanya untuk menjadi capres tersebut, benar adanya.

Jokowi pun tetap diam ketika ditanya apakah dirinya akan langsung menemui Megawati setelah meninggalkan kantornya di Balaikota. Lagi-lagi ia hanya melempar senyum sambil masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan Balaikota.

Selain Gubernur DKI Jokowi, masih ada tokoh PDIP lain yang disebut-sebut bakal diusung sebagai capres pada Pemilu 2014 mendatang. Sosok itu adalah putri bungsu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani.

Namun Puan dinilai masih belum pantas untuk maju dan bersaing di arena pilpres nanti. Meskipun begitu, sesepuh PDIP Sabam Sirait menilai Puan sebagai anak yang baik.

"Puan itu kan anak baik, tapi tidak cocok jadi presiden. Karena tidak semua orang baik cocok jadi presiden," tutup Sabam. (Tnt)
Read More »

Jokowi Dan Ahok Punya Dua Perbedaan Yang Mencolok

Jokowi Dan Ahok Punya Dua Perbedaan Yang Mencolok
Berita Dunia Terbaru, Jakarta : Jokowi mengungkap 2 perbedaan mencolok antara dirinya dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Joko Widodo itu mengungkapkan 2 perbedaan itu saat berpidato di acara penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award, di mana Ahok menjadi salah satu penerima penghargaan ini.

"Saya dan Pak Ahok punya perbedaan. Bedanya banyak. Tapi yang saya perhatikan ada 2 lah yang mencolok," kata Jokowi dalam pidatonya di acara penganugerahan Bhaca di Financial Room, Niaga Tower, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Perbedaan pertama, kata Jokowi, adalah soal pola makan sehari-hari. Terutama saat pagi hari dan siang hari. "Kalau saya pagi nggak makan, terus siang itu makan sekitar jam-jam 2. Tapi kalau Pak Ahok pagi sarapan, pas siang lagi rapat itu, badannya gerak-gerak ke kanan ke kiri. Tandanya laper," ujarnya.

"Saya bilang, ya sudah makan dulu sana," Sambung Jokowi Sontak, pidato Jokowi itu membuat segenap tamu dalam acara itu tertawa.

Perbedaan ke dua, lanjut Jokowi, soal reaksi dan sikap ketika hendak mecat seseorang di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. "Pak Ahok kalau mau mecat orang, dimarahin dulu. Besoknya dipecat. Sudah dimarahin dulu, baru dipecat," katanya.

"Kalau saya nggak, saya nggak pernah marah. Nggak marahin, tapi besoknya sudah hilang," ujar Jokowi sambil tertawa. Para tamu yang mendengar pidato Jokowi kembali tertawa sambil tepuk tangan.
Read More »

FIFA Lontarkan Pujian, Skill Andik dengan Messi Sama

FIFA Lontarkan Pujian, Skill Andik dengan Messi Sama
Berita Dunia Terbaru, Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) melontarkan pujian bagi pemain muda Indonesia Andik Vermansayah. FIFA menjuluki Andik dengan julukan "Indonesian Messi".

Seperti yang dikutip dari FIFA.com, Kamis (31/10/2013), Indonesia adalah negara yang menduduki posisi 162 dalam ranking FIFA tetapi ada beberapa pemain yang mendapat perhatian Asia bahkan dunia, seperti Bambang Pamungkas. Selain itu ada sosok yang telah menjalani trial di klub Jepang yang berlaga di J-League, Ventforet Kofu, Andik Vermansah.

Kemampuan Andik dikaitkan dengan bintang Barcelona dan tim nasional Argentina, Lionel Messi. Beberapa media menyebutnya dengan Messi dari Indonesia. Julukan itu tidak membuat Andik sombong tetapi justru bingung.

"Saya tidak tahu bagaimana bisa sebutan itu ada. Sejujurnya hal itu menjadi tekanan besar untuk saya. Saya bukan Messi karena ia adalah pemain besar," ujar pemain Persebaya itu seperti yang dikutip dari laman resmi FIFA.

"Saya perlu kerja lebih keras dan melakukan yang terbaik untuk menjadi pesepak bola yang lebih baik," tambahnya.

FIFA menyebutkan beberapa kelebihan yang dimiliki Andik. Keunggulan itu adalah kecepatan, akselerasi, dan dribbling. Selain itu, menurut Andik, salah satu faktor yang membuat kepercayaan dirinya meningkat adalah pertemuan dengan David Beckham, saat mengunjungi Indonesia pada 2011 bersama Los Angeles Galaxy.

Usai pertandingan antara Indonesia All-Stars melawan LA Galaxy, Beckham bertukar jersey dengan Andik. Hal itu membuat pria kelahiran Surabaya itu cukup bersyukur.
Read More »

Waspadalah Terhadap Benjolan Pada Tubuh Anda, Bisa Jadi Itu Kanker

Waspadalah Terhadap Benjolan Pada Tubuh Anda, Bisa Jadi Itu Kanker
Berita Dunia Terbaru, Tidak semua kanker harus dioperasi. Begitu kata ‎Independent Consultant in Clinical Pharmacology, Pharma Regulatory issues and Wellness/Anti-Aging Medicine Dr. Freddy Wilmana, MFPM, SpFK.

Secara umum, kata Freddy beberapa waktu lalu, pengetahuan masyarakat tentang kanker masih terbatas. "Kanker hanya dianggap sebagai suatu penyakit jahat yang menakutkan," ujarnya. Padahal, selain jenis kanker ganas ada pula jenis kanker jinak yang telah tersedia pengobatannya.

"Jadi tidak semua harus dioperasi," tambahnya. Menurut Dr. Freddy, pada umumnya kanker dibedakan berdasarkan jenis asal usul selnya, seperti karsinoma dari sel epitel atau leukemia dari sel darah. Tapi, masyarakat biasanya membedakan kanker dari jenis organ yang diserangnya, seperti kanker lambung, kanker payudara, kanker paru, kanker usus besar, kanker prostat, kanker kulit, kanker tulang, kanker rahim.

Kanker kadang tidak memberikan keluhan yang berarti pada penderita. Baru setelah membesar atau menyerang organ lain akan terasa keluhannya.

Maka Dr. Freddy memberikan panduan yang bisa digunakan untuk mencegah akibat yang lebih berat. "Kalau benjolan kanker sudah sangat besar, kemungkinan tidak akan tertolong lagi," katanya. Jadi, bila menemukan benjolan pada tempat yang tidak semestinya, Dr. Freddy menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Cara paling aman untuk menghindari fatalnya kanker, adalah rutin melakukan pemeriksaan lengkap (general checkup). Dengan pemeriksaan lengkap itu akan diketahui adanya kelainan yang timbul. Namun, jika pemeriksaan lengkap dirasa mahal, lakukan pemeriksaan pada organ yang mengalami keluhan saja.

Selain mewaspadai benjolan yang mungkin timbul, gejala lain yang mesti dicermati adalah berubahnya tanda lahir, misalnya menjadi merah atau terasa gatal. Perubahan yang terjadi bisa jadi merupakan tanda-tanda kanker.

"Perubahan ketika buang air besar, sulit kencing, semuanya mesti diwaspadai," tegasnya.

Tidak hanya mewaspadai tubuh kita, Dr. Freddy juga memperingatkan bahaya faktor-faktor dari luar yang diduga bisa menimbulkan kanker. "Hindari gelombang elektromagnetik yang kuat, pakai handphone terlalu sering, atau radiasi-radiasi lain. Dan yang pasti, hindari rokok," ujarnya.
Read More »

Lagi, Polisi Kembali Ungkap Pabrik Pembuat Bahan Baku Narkoba di Bekasi

Lagi, Polisi Kembali Ungkap Pabrik Pembuat Bahan Baku Narkoba di Bekasi
Berita Dunia Terbaru, Jakarta : Pabrik pembuatan bahan baku (prekursor) narkoba jenis sabu dibongkar jajaran Polrestro Jakarta Pusat. Atas terbongkarnya pabrik rumahan itu, polisi juga berhasil menangkap 2 tersangka, yakni ZAK dan SID.

Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, terungkapnya pabrik itu berawal dari penangkapan ZAK di Apartemen Center Point, Bekasi, Jawa Barat, 2 minggu lalu. Dari penangkapan itu polisi menyita satu paket narkoba jenis sabu dan ratusan tablet Ephedrine.

"Petugas kemudian melakukan pengembangan. Keterangan tersangka, sabu itu didapat dari sebuah pabrik rumahan di kawasan Bekasi," kata Yoyol, di Mapolrestro Jakarta Pusat, Senin (28/10/2013).

Atas keterangan itu, polisi menggerebek sebuah rumah di Perumahan Villa Mutia Kirana Blok C No 11, Jalan Cut Meutia, Rawa lumbu, Bekasi Timur. Benar saja, di dalam rumah itu polisi menemukan berbagai bahan baku pembuatan narkoba jenis sabu, berupa puluhan botol bahan baku narkoba siap produksi.

"Petugas akhirnya menangkap SID warga negara Australia pada Senin dini hari tadi. ZAK bertugas hanya membantu SID dalam membuat bahan baku narkoba," lanjutnya.

Sementara, Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Pusat AKBP Robert Sitinjak mengatakan, rumah itu hanya digunakan untuk membuat bahan baku pembuatan narkoba. Mereka mencampur beberapa obat dengan bahan kimia. Bahan itu kemudian dikirim ke Australia untuk disempurnakan menjadi sabu-sabu.

"Di sini hanya bahan saja. Setelah itu dikirim ke Australia. Mereka menjual bahan ini Rp 50 juta per kilogram," terang Robert.

Salah seorang pelaku ZAK kepada kepolisian mengaku awalnya berkecimpung di dunia narkoba karena diajak oleh SID. Kala itu, ZAK masih bekerja sebagai tour guide di Bali.

"Dia dijanjikan uang Rp 100 juta jika mengikuti semua prosedur SID dan berhasil mengirim bahan baku itu ke Australia," tandas Robert.

Keduanya kini mendekam di tahanan Mapolrestro Jakarta Pusat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka terancam Pasal 129 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.
Read More »

Anda Idolakan Siapa, Irfan Bachdim Vs Evan Dimas, Inilah Profil Lengkapnya?

Anda Idolakan Siapa, Irfan Bachdim Vs Evan Dimas, Inilah Profil Lengkapnya?
Berita Dunia Terbaru, Jakarta : Evan Dimas dan Irfan Bachdim sama-sama pemain sepak bola. Keduanya pun sama-sama mengharumkan nama bangsa. Bahkan keduanya menjadi idola. Permainannya pun sama-sama keren.

Irfan Bachdin dan Evan Dimas pun sama-sama berposisi sebagai penyerang. Bedanya, Evan Dimas asli Indonesia, Irfan Bachdim memiliki darah Indo-Arab dan Belanda.

Keduanya sempat membuat heboh dengan permainannya yang gemilang saat membela timnas. Bedanya Irfan Bachdim di timnas senior Indonesia, sementara Evan Dimas di timnas U-19.

Di tengah popularitas Irfan Bachdim dan Evan Dimas, siapa yang paling anda suka?

Irfan Bachdim


Irfan Bachdim lahir di Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988. Nama Irfan Bachdim melejit saat ia memperkuat timnas senior Indonesia dalam piala AFF 2010. Irfan dan kawan-kawan mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno. Ia ikut menyumbangkan 1 gol dalam pertandingan tersebut.

Meski lahir di Belanda, Irfan Bachdim adalah pemain warga negara Indnesia asli. Makanya Irfan bermain di Indonesia tanpa proses naturalisasi. Ia lahir dari keluarga pesepakbola. Ayahnya, Noval Bachdim merupakan mantan pesepakbola dari klub PS Fajar Lawang di era 80-an. Sementara kakeknya, Ali Bachdim merupakan mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta.

Sejak AFF 2010, Irfan Bachdim menjadi idola baru di Indonesia. Gara-gara Irfan Bachdim, setiap kali timnas senior Indonesia bertanding selalu dipenuhi kaum hawa. Mereka ingin melihat Irfan Bachdim berlaga memperkuat timnas. Irfan Bachdim pun laris manis sebagai model iklan.

Kini Irfan Bachdim bermain untuk klub di Liga Thailand Chonburi FC. Ia tak lagi memperkuat timnas Indonesia. Namun, wajahnya masih sering menghiasi layar kaca sebagai model iklan.

Evan Dimas


Evan Dimas lahir di Surabaya, 13 Maret 1995. Namanya melejit baru-baru ini, saat Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Korsel dengan skor 3-2. Dan seluruh gol dicetak Evan Dimas. Akhirnya Timnas Indonesia U-19 menjuarai Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah mengalahkan Vietnam di partai puncak.

Di level nasional, Evan Dimas memulai kariernya di tingkat U-17. Tidak tanggung-tanggung, ia dipercaya sebagai kapten. Evan menjadi wakil Indonesia dalam ajang pencarian bakat The Chance dan menjadi satu dari 100 anak yang beruntung bisa dilatih oleh mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola.

Dalam Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013, Evan mencetak gol terbanyak dengan 5 gol. Sejak itulah nama Evan Dimas melejit. Evan Dimas menjadi idola baru di Indonesia.

Evan lahir dari pasangan Condro Permono yang berprofesi sebagai satpam dan Ana yang berprofesi sebagai buruh cuci. Sosoknya yang sederhana menjadi inspirasi banyak remaja.
Read More »